Eks Napiter Sukses Buka Usaha Meubel

Pontianak, 07 Agustus 2025 – Ahmad Heru Setiawan, Kepala Bapas Kelas II Pontianak, mengungkapkan bahwa Salim, salah satu dari empat mantan narapidana terorisme yang dilimpahkan ke Bapas Kelas II Pontianak, kini dinyatakan kembali ke pelukan NKRI. Setelah melalui pembinaan hingga Maret 2024 dan menjalani masa hukuman selama lima tahun di Lapas Sentul, Salim dinyatakan berhasil menjalani program pembinaan di Bapas.

Heru menjelaskan bahwa kepastian mantan narapidana terorisme tersebut kembali ke NKRI didasarkan pada penilaian positif dari keluarga dan masyarakat serta status pekerjaannya. “Program pembinaan yang kami lakukan, termasuk bimbingan dari seorang psikolog, bertujuan untuk memastikan mereka tidak kembali melakukan aksi terorisme,” tambah Heru.

Salim sendiri mengakui bahwa ia mulai sadar akan kesalahannya setelah melalui pendekatan dari pembimbing Kemasyarakatan selama masa pembinaan. “Pendekatan dari hati ke hati membuat saya menyadari kesalahan saya. Bukan dengan penekanan, tetapi dengan pemahaman ideologi yang kuat,” ujar Salim.

Kini, Salim telah diterima kembali oleh keluarga dan masyarakat. Ia bahkan menggeluti dunia usaha mebel dengan omzet hingga Rp5 juta per bulan. “Saya tertarik pada dunia interior mebel dan kini usaha saya berkembang. Kadang satu bulan bisa mendapatkan Rp3 juta hingga Rp5 juta,” cerita Salim.

Salim berpesan kepada masyarakat untuk bersama-sama menghindari radikalisme dan terorisme. Ia juga menyarankan agar masyarakat tidak mudah percaya pada informasi provokatif dan untuk selalu mengecek serta berkonsultasi dengan orang yang lebih paham.

Muhammad Raqib dan Indri Rizkita melaporkan.